Pages

Saturday, April 2, 2022

Pahami Hal Berikut Sebelum Membeli Reksadana

Salah satu instrumen investasi yang populer di kalangan milenial adalah reksadana. Mengacu kepada Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1 ayat (27) didefinisikan bahwa Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih reksadana sebagai instrumen investasi

1.       1. Profil risiko

Secara umum terdapat 3 jenis profil risiko: konservatif, moderat dan agresif. Adapula yang menggabungkan moderat dengan dua jenis profil lain sehingga terdapat 5 jenis profil risiko. Namun, meski telah mengetahui profil risiko, tidak mesti kita mengikutinya 100%. Yang terpenting adalah kita mengenali risiko dari instrumen investasi yang kita investasikan dan menyesuaikan tingkat toleransinya terhadap kepribadian kita agar ketika nilai investasi turun tidak menyebabkan kita panik dan uring-uringan.

Baca juga: Ketahui Hal Ini Sebelum Memulai Investasi

1.       2. Lakukan riset terhadap manajer investasi

Berinvestasi pada reksadana berarti kita menitipkan uang kita untuk dikelola oleh manajer investasi. Pastikan manajer investasi yang kita pilih adalah manajer investasi yang dapat dipercaya, pengelolaannya baik, dan dapat memenuhi tujuan investasi kita. salah satu yang bisa dijadikan tolak ukur adalah CAGR. Compounded annual growth rate (CAGR) adalah tingkat pertumbuhan per tahun selama rentang periode waktu tertentu.

Sebagai manajer investasi yang telah dipercaya puluhan tahun oleh investor, PT Adhitya Sekuritas telah melayani jutaan investor baik di dalam maupun luar negeri. Apakah Anda salah satunya? Apabila Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang dunia investasi Anda bisa menghubungi customer service kami melalui Whatsapp nomer berikut.

1.       3. Expense ratio

Apabila kita melakukan investasi di pasar modal berupa saham, kita akan mendapati beberapa biaya tambahan selain harga saham yang dibayarkan. Diantaranya seperti pajak, biaya broker, dan lain sebagainya. Begitu pun apabila kita menggunakan jasa manajer investasi untuk mengelola portfolio kita. dalam reksadana, biaya-biaya yang dikeluarkan ini bisa dilihat dalam expense ratio. Sehingga investor cenderung menyukai reksadana dari manajer investasi yang memiliki expense ratio paling kecil. Namun, expense ratio saja tidak cukup untuk menilai kinerja reksadana karena biaya kecil belum tentu menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

 Itulah poin-poin yang perlu diperhatikan dalam memilih reksadana. Tunggu apalagi? Segera daftarkan diri anda menjadi investor dan mari bangun perekonomian nasional bersama PT Adhitya Sekuritas!!!


No comments:

Post a Comment